Kunci Utama Kepemilikan Website

Tulisan kali ini akan membahas mengenai kunci-kunci utama kepemilikan website. Tulisan ini dilatarbelakangi oleh banyaknya pemilik website yang tidak memiliki kunci-kunci tersebut, dengan kata lain sang pemilik rumah tidak mempunyai kunci rumah, hanya bisa melihat-lihat saja dari rumah, sementara kunci rumah dipegang oleh pihak atau orang lain. Tentu ironis bukan?

Pada dasarnya, kunci kepemilikan website terletak di email yang digunakan untuk mendaftarkan nama domain dan web hosting. Perhatikan gambar alur di bawah ini :

alur

Pertanyaannya adalah

  • email siapakah yang digunakan untuk mendaftarkan nama domain & web hosting?
  • ke email siapakah tagihan biaya nama domain dan web hosting dikirimkan ?
  • siapakah yang memegang kunci ke alamat domain dan web hosting ?

Mengenal Kunci-Kunci Utama Website

Kunci utama ke website pada prinsipnya ada 3 jenis yaitu

  1. Kunci ke alamat domain
    Kunci ini dibutuhkan pada saat Anda ingin memindahkan web hosting ke tempat lain
  2. Kunci ke web server
    Kunci ini dibutuhkan untuk mengakses server tempat website berada. Contoh: akun Cpanel dan akun FTP.
  3. Kunci ke website
    Kunci ini dibutuhkan untuk mengelola isi website. Contoh: Kunci untuk masuk ke halaman admin WordPress.

Memiliki kunci ke website belum tentu bisa mengakses web server, namun bila Anda memiliki kunci ke web server maka kunci ke website bisa Anda akses.

Beberapa akibat yang mungkin terjadi akibat kepemilikan kunci tidak berada di tangan sang pemilik adalah

  1. Website tiba-tiba mati dan data hilang
    ini bisa jadi disebabkan karena tagihan perpanjangan nama domain dan web hosting tidak dibayarkan, bisa jadi karena orang yang mendaftarkan lupa untuk mengirimkan tagihan ke sang pemilik website, atau bisa jadi email yang digunakan untuk mendaftarkan nama domain dan web hosting sudah tidak aktif lagi.
  2. Ketergantungan terhadap Web Developer
    bisa saja web developer sengaja tidak memberikan kunci utama website supaya sang pemilik web tetap menggunakan jasa mereka dan tidak berpindah ke pihak lain.
  3. Website berubah fungsi dan dimanfaatkan untuk kepentingan lain
    bisa saja pihak yang memegang kunci utama website sewaktu-waktu merubah website untuk kepentingan lain, misalkan Anda memiliki website toko online, lalu tiba-tiba alamat pemesanan dan nomor rekening tujuan pembayaran di ubah ke pihak lain yang ternyata memiliki kunci utama website Anda.

Tips Mengamankan Kepemilikan Kunci Website

  1. Bagi Anda yang baru akan membangun website, daftarkan domain dan web hosting dengan email Anda sendiri yang aktif digunakan. Minta bantuan rekan Anda yang paham untuk menuntun Anda mendaftarkan nama domain dan web hosting hingga proses aktivasi selesai.
  2. Bagi Anda yang sudah memiliki website dan kunci berada di pihak lain, hubungi pihak yang mendaftarkan pertama kali, lalu mintalah untuk merubah alamat email yang tercatat sebagai pelanggan domain dan web hosting dengan email Anda.
  3. Catat dan simpanlah informasi kunci website Anda di tempat yang aman.

 

0 Likes
3471 Views

You may also like

1 Response Comment

  • web hosting murahAugust 6, 2015 at 1:29 am

    Tulisan yg bagus soal hosting dan online shop ini keren banget.
    Bagus banget dan penting banget. Setiap orang yang pakai
    ataupun lagi mencari jasa webhosting murah di Indonesia dan olshop perlu baca ulasan ini.

    Silakan mampir juga situs ane ya bro, ada artikel bagus yg bisa jadi bermanfaat bagi siapa aja pencari layanan hosting.
    Tq.

    Reply

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter message.