Menentukan Biaya Pembuatan Website

Berapa biaya pembuatan website ? Pertanyaan ini seringkali menjadi pertanyaan yang sulit dijawab bagi para pengembang website pemula ketika ditanya oleh calon klien yang ingin membuat website dan jawaban normatifnya adalah tergantung contentnya atau tergantung fiturnya atau bicara di kisaran angka mengacu kepada pengalaman-pengalaman sebelumnya.

Sebelum bicara mengenai biaya, kita samakan terlebih dahulu persepsi kita tentang web. Website ibarat bangunan, misalnya bangunan rumah atau kantor. Cara pandang ini akan memudahkan kita dalam memahami komponen-komponen biaya dalam pembangunan website.

Pertanyaan “berapa biaya pembuatan website” akan identik dengan pertanyaan “berapa biaya pembuatan rumah tinggal”. Untuk memiliki tempat tinggal, tentu saja banyak pilihan tergantung kemampuan finansial yang dimiliki. Tempat tinggal bisa saja gratis, misalnya dengan menumpang di rumah saudara. Bisa jadi nge-kos atau menyewa satu kamar atau ngontrak rumah. Lebih dari itu, bisa juga membeli rumah sendiri di sebuah komplek perumahan yang desain dan bentuk rumahnya sudah ditentukan oleh penjualnya. Dan yang lebih mahal lagi, kita membuat rumah di tanah sendiri dan dengan desain yang unik sesuai keinginan kita, karena kita perlu membayar jasa arsitek untuk membuat desain rumah sebelum dibangun, lalu membayar developer, desainer interior, pembuat pagar khusus dan jasa lainnya.

pic2

Analogi Website

Begitu pula di web, untuk memiliki website bisa saja gratis dengan menumpang ke penyedia layanan blog gratis seperti wordpress.com dan blogger. Bisa juga dikisaran angka 1 juta, 5 juta, 10 juta hingga ratusan dan milyaran rupiah, tergantung spesifikasi website yang ingin dibangun. Secara sederhana kita bisa bayangkan, membangun website besar seperti detik.com atau kompas.com tentu memerlukan biaya yang sangat besar.

Komponen Biaya Web

Secara sederhana, ada beberapa komponen biaya dalam pembuatan web yaitu:

  1. Biaya Registrasi Nama Domain
    Biaya ini harus dibayarkan setiap tahun, dan besarnya biaya tergantung dari seberapa banyak domain yang ingin didaftarkan dan ekstensi domain yang didaftarkan. Untuk gambaran, Anda bisa melihat ke alamat berikut untuk melihat daftar harga nama domain:
    https://www.rumahweb.com/domain-murah
  2. Biaya Web Hosting
    Biaya ini harus dibayarkan setiap tahun, dan besarnya biaya tergantung dari seberapa besar kapasitas dan fitur server yang dibutuhkan. Misalkan Anda memerlukan kapasitas sebesar 500 MB untuk website dan 500 MB untuk email, maka Anda perlu memiliki web hosting dengan kapasitas 1 GB. Untuk gambaran, Anda bisa melihat ke alamat berikut untuk melihat daftar harga web hosting:
    https://www.rumahweb.com/hosting
  3. Biaya Pembuatan Bangunan Website
    Biaya ini tergantung spesifikasi website yang dibutuhkan dan lama waktu pembuatan. Bisa juga biaya disesuaikan dengan kemampuan dana yang ada sehingga spesifikasi web dirancang sesuai dengan dana yang tersedia. Kalau uang yang kita punya hanya cukup untuk nge-kos satu kamar ukuran 2×3, tentu kita tidak bisa berharap punya rumah kontrakan besar.Apabila pembuatan website mengacu kepada spesifikasi yang sudah ditentukan termasuk durasi waktu pelaksanaannya, pihak pengembang akan mampu membuat estimasi biaya yang didalamnya mencantumkan jumlah personil yang diperlukan. Apabila pembuatan website mengacu kepada kemampuan dana, maka pihak pengembang akan bisa memberikan rekomendasi spesifikasi website yang memungkinkan bisa dibangun dengan dana yang ada.

  4. Biaya Pembuatan Content Website
    Komponen ini seringkali dilupakan banyak orang dan menimbulkan permasalahan antara pemilik dan pembuat web. Ibarat rumah, developer akan membangun rumah sampai selesai, namun untuk isi rumahnya tentu saja tergantung si pemilik rumah. Rumah dan isi rumah adalah 2 hal yang berbeda. Begitu juga website, isi website merupakan otoritas sang pemilik website dan bukan otoritas si pembuat website.Sebagai contoh, Anda ingin membangun website untuk usaha kerajinan tangan yang anda miliki yang isinya nanti menampilkan foto-foto produk beserta penjelasannya, informasi profil usaha Anda, klien-klien Anda selama ini dan artikel-artikel yang terkait dengan tema kerajinan. Apabila Anda ternyata tidak mampu membuat content website sendiri, maka yang harus Anda lakukan adalah menyewa perusahaan atau seorang Copy Writer yang mampu menuliskan Company Profile usaha yang Anda miliki dengan bahasa dan gaya penulisan yang disesuaikan dengan target pasar usaha Anda. Untuk foto, bisa jadi Anda perlu menyewa fotografer untuk memotret produk-produk Anda, dan bila Anda juga ingin menampilkan video, Anda perlu menyewa Video Maker untuk membuat video tentang usaha Anda.Itulah yang dimaksud dengan biaya pembuatan content, yang bisa jadi keluarannya berupa tulisan, katalog, foto, video maupun lainnya.
  5. Biaya Pengoperasian Website
    Ibarat Anda membangun toko, ketika toko selesai dibangun, maka untuk mengoperasikannya Anda memerlukan pelayan toko, penjaga toko, tukang parkir, ataupun si pembuat produk. Begitu juga di website, bayangkan apabila Anda ingin mengoperasikan sebuah website berita, Anda memerlukan sekian orang wartawan/penulis berita, marketing yang melayani pemasangan iklan, web content administrator yang akan mempublikasikan content di website dan lain sebagainya. Namun bagi website statik yang menampilkan informasi statik dan tidak akan berubah dalam waktu lama, biaya ini tidak diperlukan.

  6. Biaya Pemeliharaan Website
    Sama halnya dengan biaya pembuatan content, komponen ini pun seringkali dilupakan banyak orang. Pemeliharaan website ini sangat penting dibutuhkan terutama bagi website yang menggunakan teknologi opensource CMS seperti WordPress dan Joomla yang banyak digunakan saat ini. Aktifitas pemeliharaan website yang utama meliputi backup data, update core engine, update plugin atau module yang digunakan. Selain itu juga dalam perjalanannya website akan membutuhkan modifikasi-modifikasi baik dari sisi desain tampilan ataupun fitur-fitur tambahan sehingga perlu memanggil pihak pengembang untuk memodifikasi website Anda yang tentu saja memerlukan biaya.Bagi website statik yang dibangun hanya dengan HTML dan CSS tanpa adanya aplikasi CMS (Content Management System) tidak memerlukan adanya pemeliharaan teknis.

Simulasi Pembuatan Spesifikasi & Estimasi Biaya Pembuatan Web

Di bawah ini adalah simulasi sederhana penentuan biaya pembuatan website mengacu kepada spesifikasi web yang dibutuhkan.

Spesifikasi Web: 

  1. Nama Domain: www.jualanbajubagus.com
  2. Kebutuhan Web Hosting: 1 GB
  3. Akun Email: 5 akun, dengan kuota masing-masing 100 MB
  4. Waktu pengerjaan: 2 bulan harus selesai
  5. Platform CMS: WordPress
  6. Isi Website
    – Profil Organisasi (statik)
    – Program Kerja (statik)
    – Berita (dinamis/update)
    – Artikel (dinamis/update)
    – Galeri Foto Produk (100 foto, dibagi per album)
    – Kontak (Form yang ditujukan ke email)
  7. Jumlah pertemuan: 4 kali

Estimasi Biaya:

  1. Biaya domain: Rp. 95.000/tahun (acuan harga dari https://www.rumahweb.com/domain-murah)
  2. Biaya web hosting: Rp. 720.000/tahun (acuan harga dari https://www.rumahweb.com/hosting)
  3. Biaya pembuatan website: Rp…. (sudah termasuk biaya pembuatan website, pengisian content, pelatihan cara update dan biaya transportasi untuk meeting dengan klien)
  4. Biaya Pemeliharaan teknis website: Rp…../bulan

3 Likes
41962 Views

You may also like

23 Response Comments

  • Web MasterDecember 12, 2015 at 9:22 am

    Terima kasih gan info hosting terbaiknya, bisa order disana nih, namun saya sudah terburu order hosting di 3 tempat hosting murah di

    webhosting.web.id
    reselleragent.com
    sentorahost.com,
    ppnz.org
    goblog.biz
    runhostings.com

    mungkin lain kali saya coba provider hosting diatas gan. makasih

    Reply
  • Jamaluddin RahmatJanuary 10, 2016 at 9:39 am

    Nah ini dia penjelasan yang simpel yang bisa dipahami oleh klien bahkan yang tidak tahu menahu mengenai website.

    Pertama harus tahu dulu komponennya biar bisa tahu harga dasar. Jangan asal nyeblak, saya pingin ini dengan harga segini (biasanya harga di bawah pasaran).

    Reply
  • Achmad SholahuddinJanuary 26, 2016 at 5:50 pm

    Bearti kalo mau buat website harus beli domain sama hosting ya bang. Dulu tak kira beli domain aja udah bisa digunakan.
    Kalo bayar hosting atau domain nya telat gimana bang?
    Apa diberi jangka waktu tertentu?
    Kalo saya lihat di ppnz harga hosting paling murah 42 ribu perbulan

    Reply
    • Sugeng WibowoFebruary 20, 2016 at 11:16 am

      yup betul, harus ada domain dan hosting. kalau bayar hosting telat tergantung kebijakan penyedia hosting, kadang ada yang memberi tenggat waktu 1 bulan, 3 bulan, kalau ga dibayar maka seluruh file website akan di hapus dari server (terminated).
      kalau telat bayar domain, juga tergantung kebijakan registrant nya. ada yg nge-charge biasa renewal, adakalanya lebih mahal dari harga pokoknya.

      hosting murah banyak, tapi perhatikan kualitas server dan juga dukungan technical supportnya. saya pernah daftar hosting murah, space 1,5 GB tapi memorinya sangat kecil dan tidak bisa di install wordpress standar. percuma kan? he he

      Reply
    • denniNovember 7, 2016 at 1:20 pm

      Mantab tutornya mas. Jelas Banget untuk saya. Oiya untuk mas achmad, kalau blognya blogspot, bisa domain aja mas

      Reply
    • joanesJanuary 11, 2017 at 4:56 pm

      yap,mari kita mulai.Thanks infonya bg

      Reply
  • cream pemutih wajahApril 4, 2016 at 2:35 pm

    Saya begitu menyukai artikel yang disajikan dalam blog ini,
    Semoga sukses terus memberikan informasi bermanfaat utk semua orang.

    Reply
  • DENNI ROHMAN HMay 19, 2016 at 8:30 am

    terima kasih ulasannya gan, artikelnya cukup bagus dan bermanfaat sekali.

    Reply
  • HabibAugust 3, 2016 at 10:42 pm

    penjelasannya enak dan mudah dipahami buat saya yg masih pemula di bidang bisnis ini. makasih banyak ya mas

    Reply
  • sigit iswantoOctober 27, 2016 at 12:53 pm

    Bagus mas , boleh minta kontak yg bisa dihubungi ?

    Reply
  • Neng purpurJanuary 21, 2017 at 10:03 am

    Sangat menarik pembahasaanya mas,hanya saja saya masih kurang paham mengenai pemikihan hosting yg cocok untuk web pemula+skill yang dibutuhkan.. Misal mas saya bikin web nie jenis statis/nampilin beberapa halaman (5 hlm misal) tanpa update status :
    1. Berapa kapasitas hosting yang cocok untuk web statis
    2. Plugin yg dibutuhkan apa saja
    3. Apakah pemilihan theme/template bisa di edit seperti halnya blogspot ?
    Besar kiranya ,semoga mas bisa membantu saya ?
    Terima kasih

    Reply
    • Sugeng WibowoMarch 10, 2017 at 9:46 am

      halo neng pur,

      mengenai kapasitas hosting, kalau untuk web statik mungkin bisa mulai dengan paket kecil, misal 100MB atau 250 MB

      untuk plugin yg dibutuhkan, mungkin hanya contact form 7 aja jika akan ada halaman yang menampilkan form kontak.

      template bisa dipilih dan di edit untuk free template dari wordpress, tinggal dipilih saja, lihat2 saja di https://wordpress.org/themes/

      semoga membantu

      Reply
  • amrSeptember 7, 2017 at 1:15 pm

    trimakasih

    Reply
  • Didit TumakakaSeptember 22, 2017 at 4:14 pm

    Terima kasih atas info yang sangat menarik dan jelas.
    Apakah Anda juga menerima pesanan membuat website ?
    Bisa dapat nomer kontaknya.

    Salam,
    DT

    Reply
  • AnterOctober 16, 2017 at 8:54 pm

    Untuk portal berita pakai yang 10GB kuat gak bang?

    Reply
    • Sugeng WibowoNovember 7, 2017 at 7:16 am

      kuat ga kuat tergantung trafik pengunjungnya besar ngga

      Reply

Leave A Comment

Please enter your name. Please enter an valid email address. Please enter message.